Tuesday, 27 September 2011

Struktur Style di Css

| Tuesday, 27 September 2011 | 0 comments

Selector  digunakan  untuk  menentukan  pada  elemen  apa  style  tersebut  diterapkan.
Selector  dapat  berupa  nama  id  elemen  atau  nama  class.  Bagian  deklarasi  menerangkan
style  yang  akan  dibuat.  Bagian  ini  terdiri  dari  properti  dan  value.  Properti  dapat  diisi
dengan jenis warna, ukuran, perataan margin dll, sedangkan value diisi dengan nilai dari
propertinya,  misalnya  red  untuk  warna  dll.  Setiap  akhir  penulisan  properti  dan  value
harus  diakhiri  dengan  tanda  titik  koma  (semicolon).  Tanda  ini  juga  digunakan  sebagai  pemisah antar satu properti dengan properti lain

 
Apabila  Anda  lupa  memberikan  tanda  titik  koma,  maka  style  tersebut  tidak  akan
dijalankan oleh browser.

Mungkin Anda bertanya, bagaimana jika kita akan membuat style untuk beberapa elemen
yang berbeda namun stylenya sama? Misalkan kita akan membuat style untuk elemen h1,
h2, h3 namun memiliki style yang sama. Berikut ini adalah sintaksnya:

h1, h2, h3 { properti1 : value1;  
             properti2 : value2;
             properti3 : value3; 
             .
             .
             .
           }

0 comments:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

 
Copyright 2011. w3-id.blogspot.com. | Template by o-om.com - zoomtemplate.com